STRATEGI BISNIS ORANG CINA



Banyak jenis bisnis atau usaha yang bisa kita lakukan di muka bumi ini. Dari sekian banyak jenis bisnis tidak akan terlepas dari yang namanya penjualan atau penawaran (yang selanjutnya saya sebut perdagangan) baik produk maupun jasa. Dalam setiap transaksi perdagangan kadangkala kita sukses dan kadang kala kita mengalami kegagalan. Kebanyakan, gagalnya perdagangan disebabkan perputaran modal yang tidak mulus dan sempurna. Akibatnya utang akan bertambah dan mneumpuk. Jika dibiarkan, akan memosisikan pedagang diambang kebangkrutan dan kehancuran. Oleh karena itu dibutuhkan strategi untum mengatasinya. Salah satu strategi yang bisa kita gunakan seperti strategi yang biasa digunakan oleh orang-orang Tionghoa (Cina, read). Adapun Strategi yang biasa mereka terapkan adalah dengan memastikan bahwa :


1. Mereka miliki cukup tabungan dan dapat digunakan di waktu yang sulit.

2. Pedagang Cina akan menggabungkan diri dalam asosiasi perdagangan dan organisasi etnis atau suku mereka. Karena, jika mereka menghadapi masalah, mereka akan mendapatkan bantuan dari organisasi dari tempat mereka menjadi anggota.

3. Orang jina adalah apabila perdagangan yang mereka usahakan sudah tidak lagi mendatangkan keuntungan, harus serfera mengambil langkah beralih ke usaha perdagangan yang lain. Untuk melakukan hal ini diperlukan keberanian, kekuatan dan pengorbanan. Satu kelebihan suku Bangsa Cina yang tidak dimiliki suku bangsa lain adalah mereka mudah menerima perubahan dan kenyataan yang terjadi. Oleh sebab itulah Orang Cina mudah menyesuiakan diri dan dan menerima apa saja pembaharuan dan perubahan.

4. Untuk memenangkan perdaganagan, seorang pedagang harus melakukan sesuatu hal yang lebih baik dari pedagang lain. Mereka harus menjaga kualitas barang atau jasa, menjaga kebersihan tempat, dan memenuhi cita rasa pembeli. Pedagang tidak boleh egois hanya memenuhi apa yang ada di dalam kepalanya saja. sebaliknya mereka harus mengikuti perilaku, minat dan kecenderungan pembeli atau tren pasar. mereka yang tidak mau mengikuti hal ini akan ketinggalan dan tertinggal dibelakang.

Masih banyak lagi strategi yang digunakan oleh Orang cina dalam mencapai kesuksesan. Intinya strategi yang diterapkan harus sesuai dengan kondisi dimana kita berusaha, fleksibel dan dapat dilaksanakan, praktis, ekonomis dan dapat diterima umum. tanpa adanya strategi perdagangan, pedagang akan kehilangan arah dan perhatian.


Read More......

Young Entrepreneur

Kata ini merupakan kata yang tidak asing lagi bagi telinga kita. Setiap hari mungkin kita selalu mendengarnya baik dari acara yang ditayangkan di stasiun-stasiun TV swasta tanah air maupun dari obrolan teman-teman atau tetangga. Apalagi di kalangan mahasiswa, dimana kampus-kampus di Indonesia sekarang lagi menggalakan kepada para mahasiswanya tentang wirausaha atau bahasa kerennya Entreprenuer.

Akan tetapi kalau ditanya apa itu "entreprenur" mungkin masih banyak orang yang tidak memahami secara mendalam makna dari entreprenuer. kebanyahkan dari mereka hanya memahami entreprenur hanya sebatas usaha sendiri. Memang benar arti tersebut tidak salah, cuman kalau mau menjadi entreprenuer yang handal kita harus tahu secara mendalam makna dari kata "Entreprenuer" dan "Young Entreprenuer"


Entreprenur merupakan seseorang yang mempunyai misi, semangat, dan melakukan tindakan-tindakan nyata dalam usaha menciptakan dan mengembangkan sendiri sumber-sumber income-nya tanpa bergantung semata-mata pada orang lain.

sedangkan young entreprenuer sendiri memiliki makna orang muda atau mahasiswa yang mempunyai visi, semangat dan melakukan tindakan-tindakan nyata dalam usaha menciptakan dan mengembangkan sendiri sumber-sumber income-nya tanpa bergantung semata-mata pada orang lain.

Dari definisi diatas kita dapat mengambil garis besar hal-hal yang harus dimiliki dan ditanamkan dalam jiwa seorang young entreprenuer, yaitu sebagai berikut :

1. Visi yang Besar dan Jelas (Dream Big)

Sebuah bisnis atau uaha yang besar selalu diawali dengan sebuah impian yang besar. Impian inilah yang dalam perjalanan seorang entreprenur diterjemahkan dalam sebuah Visi bisnis. Visi bisnis sendiri merupakan sebuah gambaran bagaiman wujud bisnis yang diharapkan kedepannya. Visi ini mutlak harus ada dalam sebuah usaha. Hal ini diumpamakan seperti seorang arsitek yang akan membangun sebuah proyek banguna. Apabila seorang arsitek tidak membuat terlebih dahulu rancangan gambar awal, bangunan tidak akan sesuai dengan yang diharapkan dan juga dalam proses pembangunannya akan mengalami berbagai kesulitan. Begitu juga halnya dalam usaha. Apabila tidak ada visi yang jelas maka usaha tidak akan berkembang sebagaimana yang diharapkan dan akan banyak mengalami banyak kesulitan bahakan bisa menjadi gagal.

2. Semangat Untuk Berani Memulai dari Kecil, Berani Gagal dan Berani Bangkit Lagi (Start Smal)

Visi saja tidak cukup dalam memulai suatu usaha, akan tetapi juga dibutuhkansemangat yang besar dan keberanian untuk memulai dari yang kecil apalagi bagi seorang young entreperenuer. Memulai usaha dari kecil jelas membutuhkah semangat extra, salah satunya semangat untuk terus bertahan dan bangkit kembali jika dalam usaha mengalami gangguan-gangguan sebagaimana lazimnya dalam perjalanan usaha. Semangat ini perlu dibutuhkan untuk mengatasi kelelahan mental yang mungkin terjadi jika terjadi kegagalan demi kegagalan beruntun dalam usaha.

3. Tindakan-Tindakan Nyata yang Harus Dimulai Saat Ini (Act Now)

Selain dua hal di atas, seorang young entreprenuer harus melakukan tindakan-tindakan nyata (act now).Tanpa tindakan nyata, mereka yang mengaku entreprenuer sebenarnya bukanlah entreprenur melainkan hanyalah seorang pecundang atau seorang pemimpi belaka.

Read More......

10 Jenis Orang yang Paling Tidak Disukai

Ada berbagai tingkat pengetahuan dan ketidaktahuan dalam khazanah keterampilan komunikasi Anda, masing-masing dengan kekuatan dan kelemahannya. Akibatnya, mungkin Anda tidak mengalami kesulitan sama sekali berurusan dengan orang yang sangat atau sama sekali tidak emosional, yang tidak bisa disukai orang lain. Anda mungkin lebih sulit menghadapi orang yang merengek bersikap negatif, atau Anda mungkin merasa tertantang untuk berurusan dengan orang agresif. Orang yang pasif mungkin membuat Anda frustasi, atu mungkin toleransi Anda rendah sekali terhadap para pembual. Demikian pula Anda sendiri mungkin membuat frustasi beberapa orang, karena setiap orang orang sulit bagi orang lain, setidaknya kadang-kadang.


Anda mungkin setuju atau tidak setuju tentang siapa yang tergolong sulit dan siapa yang tidak. Namun demikian, ada konsensus tertentu dalam masyarakat santun mengenai siapa orang sulit dan apa yang mereka lakukan sehingga dianggap sulit oleh orang lain. Dalam buku yang berjudul "Dealing with people you can't stand" telah mengidentifikasi sepuluh perilaku khusus yang dilakukan orang rasional ketika mereka merasa terancam atau terhambat; ini merupakan perlawanan mereka terhadap keadaan yang tidak diinginkan atau pengunduran diri dari keadaan tersebut. Adapun sepuluh perilaku sulit yang yang dilakukan orang normal, ketika mereka sedang brengset sekali :

1. Si Tank.
Si tank bersikap konfrontatif, terarah dan marah, serta merupakan puncak perilaku agresif dan mendesak.

2. Si Penembak Jitu
Baik melalui komentar kasar, sarkasme yang menggigit, atau pembelalakan mata pada waktu yang tepat, keahlian Penembak Jitu adalah membuat Anda terlihat bodoh.

3. Si Granat
Sesudah masa tenang yang singkat, si Granat meledak dengan ungkapan yang tidak terfokus tentang hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan situasi sekarang.

4 Si Tahu Segalanya
Jarang ragu-ragu, orang tahu segalanya tidak bisa mentolerir koreksi dan bantahan. Namun kalau ada yang tidak beres, Si tahu Segalanya akan bicara dengan penuh otoritas mengenai siapa yang harus disalahkan - Anda!.

5. Yang Mengira Sudah Tahu Semuanya
Orang yang mngera sudah tahu semuanya tidak bisa membodohi semua orang terus menerus, tetapi mereka bisa membodohi beberapa orang cukup lama dan sering, serta membodohi cukup banyak orang setiap waktu - emua demi mendapatkan perhatian.

6. Yang Selalu Berkata Ya
Dalam upaya menyenangkan orang dan menghindari konfrontasi, orang jenis ini berkata "Ya" tanpa berpikir panjang. Mereka bereaksi terhadap permintaan yang terakhir dan melupakan komitmennya yang lebih awal, dan menjanjikan lebih banyak dari waktu yang dia miliki. Lalu mereka jadi marah sendiri.

7. Yang Selalu Berkata Mungkin
Ketika harus mengambil keputusan, orang jenis ini selalu menunda dengan harapan bahwa pilihan yang lebih baik akan muncul sendiri. Sedihnya, pada banyak keputusan, suatu saat waktunya sudah terlalu sedikit dan sudah terlambat, dan keputusan itu muncul sendiri.

8. Orang Yang Kosong
Tidak ada jawaban verbal, tidak ada tanggapan nonverbal. Kosong. Apalai yang bisa diharapkan dari orang yang kosong.


9. Orang Yang Negatif
Lebih mematikan semangat daripada peluru yang menghantam, lebih kuat daripada harapan, mampu mengalahkan gagasan besar dengan satu suku kata saja. Tersamar sebagai manusia normal yang berperilaku lembut, orang yang negatif melakukan perjuangan tak henti-hentinya untuk kesia-siaan, ketiadaan harapan, dan keputusan.

10.Si Tukang Mengeluh
Si Tukang mengeluh merasa tidak berdaya dan kewalahan menghadapi dunia yang tidak adil. Standar mereka adalah kesempurnaan dan tak seseorang atau sesuatu bisa mencapai standar itu. tetapi orang yang mengeluh memerlukan teman, jadi mereka akan datang dengan masalahnya kepada Anda. Jika Anda memberi solusi, Anda menjadi teman yang buruk, lalu keluhan dan rengekan mereka makin menjadi-jadi.

Read More......

Ide Menggunakan Pemicu

Pada tahun 1907, Henry Ford mengumumkan bahwa misi perusahaannya adalah "Mendemokrasikan Mobil"- untuk membuat sesuatu yang mewah namun terjangkau oleh pekerja biasa. itu adalah suatu pemicu (a cause). Pada abad ke - 19, penyatuan Italia, dan juga Jerman, merupakan pemicu. Hilangnya kelaparan dan cacar merupakan suatu pemicu. Bertumbuh menjadi pemasok utama suatu produk atau jasa tertentu adalah pemicu. menjadi lebih besar daripada pesaing yang jauh lebih besar adalah suatu pemicu. Memberikan ide terbaik di dunia untuk bisnis adalah suatu pemicu.


Untuk membuat orang bergairah, dan untuk menciptakan suatu perasaan tentang momentum dan arah masa depan, para pemimpin yang baik menggunakan pemicu. Pemicu adalah sesuatu yang perlu dilakukan untuk menciptakan kemajuan. Ini adalah tujuan yang akan memobilisasi sekelompok orang - suatu organisasi atau suatu kelompok di dalamnya - untuk melakukan hal-hal besar.

Suatu pemicu adalah sesuatu yang perlu dilakukan. Jika tidak ada yang perlu dilakukan, dan jika tidak ada hal baru yang diselesaikan, maka tidak akan ada kemajuan.

Dalam memilih suatu pemicu untuk kelompok Anda, ikuti panduan berikut :
==> Adopsilah sebuah pemicu yang unik.
Jika seorang yang lain telah memiliki pemicu itu, bagaimana mungkin hal ini
dapat membuat orang orang tertarik atau memicu mereka untuk mengikuti Anda?

==> Pastikan pemicu tersebut menarik dan berharga.
==> Namun pastikan juga bahwa hal itu dapat
dicapai
dalam periode waktu yang masuk akal - biasanya antara satu sampai
lima tahun.
==> Pemicu itu harus sesuai dengan orang-orang
Anda, perusahaan Anda atau sejarah unit Anda dan kemampuannya
. Pemicu
harus sesuai dengan unit Anda dibandingkan dengan unit lain. Jika tidak,
perusahaan atau kelompok lain dapat lebih baik dalam menggunakan pemicu
tersebut. Alasan lain untuk memastikan kecocokan ini adalah bahwa Anda tidak
akan membuat orang tertarik kecuali mereka dapat melihat mengapa style="font-style:italic;">mereka cukup layak untuk menjalankan pemicu
itu - jika mereka tidak meyakininya, mereka akan berpaling.
==> Pemicu harus sesuai dengan Anda. Jika
tidak, lebih baik pemicu itu dipakai pemimpin lain. Pemicu itu harus merupakan
sesuatu yang menjadi hasrat pribadi Anda. Anda tidak dapat memproduksinya -
ketertarikan palsu akan segera terlihat. Pemicu itu harus benar-benar sejalan
dengan kepribadian, keahlian, dan motivasi anda.

Mengembangkan pemicu yang tepat sering kali merupakan suatu proses yang sulit dan beliku-liku. Jangan terburu-buru. Perlahan-lahan saja. Gunakan metode coba-salah untuk melihat apakah pemicu yang baru memang benar-benar sesuai untuk Anda dan orang-orang Anda. Jangan menyatakan pemicu itu dengan yakin sebelum Anda benar-benar yakin itu benar - dan memiliki peluang yang baik untuk direalisasikan.

Namun yang pasti, Anda harus memiliki pemicu. Jika Anda mencoba untuk membuat perubahan teras seperti kemajuan, Anda perlu tahu arti "kemajuan" yang sesungguhnya.
(Diambil dari buku Smart things to know about Leadership)

Read More......
Template by : kendhin x-template.blogspot.com