"Tujuan besar akan dapat kita capai dengan dimulai dari langkah-langkah kecil"
Sebelum melanjutkan membaca artikel ini saya ada pertanyaan untuk pembaca yang setia, "kalau tidak memiliki kepercayaan pada diri sendiri kira-kira apa yang akan terjadi pada diri kita?" Ya "luar biasa!" tanpa keprcayaan diri maka kita tidak akan dapat meraih kesuksesan dalam bidang apapun apalagi dalam menjalankan sebuah bisnis. Bagaimana tidak, kalau kita tidak memiliki kepercayaan pada diri kita sendiri, kita cenderung untuk selalu menghindari berhubungan dengan orang lain, padahal dalam bisnis selalu menuntut kita untuk berhubungan dengan orang lain sebagai mitra bisnis. Perlu diketahui, orang-orang yang sukses adalah orang yang selalu membantu orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidup dan keinginan mereka.
Ada beberapa aspek yang harus menjadi perhatian kita dalam membangun kepercayaan diri, antara lain :
Membangun kemampuan diri
Membangun kepercayaan pada profesi
Membangun kepercayaan pada perusahaan
membangun kepercayaan pada konsumen
Membangun Kemampuan Diri
Kepercayaan dalam diri dapat kita ciptakan dengan menguasai bidang yang menjadi profesi kita. Apabila kemampuan diri terbatas, rasa percaya diri kita cenderung rendah (alias minder). Bila rasa percaya diri kita rendah, coba apa yang akan kita alami? Yups "Dasyat sekalai" hasil dari pekerjaan kita tidak akan optimal. Apa saja yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan diri ? kemampuan diri dapat kita tingkatkan dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan bidang yang terkait dengan profesi kita, membaca buku, majalah, surat kabazr, nonton televisi, mendengarkan radio dan konsultasi dengan mentor. sedangkan untuk keterampilan dapat kita tingkatkan dengan terus berlatih atau take action terhadapa bidang yang menjadi pilihan kita.
Membangun Kepercayaan Terhadap Profesi
Kita harus yakin dan percaya terhadap profesi yang kita pilih adalah yang terbaik bagi kehidupan kita dan keluarga. Karena dengan adanya kepercayaan terhadap bidang kita, maka kita akan mencurahkan segala kemampuan, pikiran, tenaga dan perasaan untuk mencapai kesuksesan.
Membangun Kepercayaan terhadap Perusahaan
MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI UNTUK MERAIH KESUKSESAN
Posted by
Suwardi Belitong
at
3:52 PM
0
comments
Gaya Kepemimpinan Ala DIS
Kata "Pemimpin" selalu kita dengar dan lihat dalam kehidupan sehari-hari, baik yang bersumber dari media elektronik maupun media cetak yang sudah tersebar hampir di seluruh wilayah indonesia. Maka kepemimpinan merupakan suatu hal yang mutlak dalm hidup kita. Apakah dalam kehidupan rumah Tangga, masyarakat, bangsa dan Negara yang semua itu merupakan suatu organisasi.
Topik yang menarik untuk membahas masalah kepemimpinan seseorang dalam kehidupan lembaga organisasi yang dipimpinnya. Pada tulisan ini akan membahas masalah gaya kepemimpinan salah satu tokoh dari bangsa kita yang lagi pamor dengan gaya kepemimpinan nya. Dia adalah seorang mentri negara BUMN yaitu Pak Dahlan Iskan.
Emangnya seperti apa sih gaya kepemimpinan Pak DIS sapaan akrab Pak Dahlan Iskan itu? Seperti yang terlihat saat memimpin PLN, Pertama, Pak DIS memimpin dengan gaya kebebasan bagi para karyawan/bawahannya untuk melakukan tugas pekerjaannya. Sederhana bukan? Emang gaya kepemimpinannya sederhana seperti pembawaan orangnya ya sederhana. Akan tetapi dengan gaya kepemimpinan tersebut, Pak DIS mampu melakukan terobosan yang sangat spektakuler di tubuh corporate PLN.
Pak DIS memiliki prinsip bahwa "Orang yang terlalu sering diberi arahan akan jadi Bebek. Orang yang terlalu sering diberi instruksi akan jadi besi. Orang yang terlalu sering diberi peringatan akan jadi ketakutan. Orang yang terlalu sering diberi pidato kelak hanya bisa minta petunjuk".
Menurut Pak DIS, Karyawan itu akan menjadi lebih baik kalau diberi kebebasan dalam menuangkan ide-ide mereka dalam mencapai tujuan, yaitu tujuan corporate yang telah dirumuskan oleh stake holder. dari proses ini maka akan lahirlah kemerdekaan ide. Oleh karena itu Pak DIS menerapkan prinsip kebebasan pada karyawan dalam gaya kepemimpinannya. Karena jika seseorang diberi kepercayaan maka rasa tanggung jawabnya akan muncul dengan sendirinya.
Gaya kepemimpinannya Pad DIS yang kedua adalah berpikir "Out of The Box". berpikir out the box kurang lebih arti sederhananya adalah berpikir atau bertindak diluar dari kebiasaan orang-orang yang sudah umum. Gaya kepemimpinan Out the Box terlihat dari sosok Pak DIS yang tidak mau terkukung oleh aturan administrasi dan birokrasi. Gaya manajemen yang dipilih Pak Dis selain sederhana juga bebas dari pakem-pakem dunia bisnis lazimnya. Hal ini terlihat dari pola regenerasi yang dipilih, yaitu selalu berdasarkan feeling dan intuisi, tidak selalu berpatokan pada kriteria formal. Dalam kepemimpinan Pak DIS, seorang pemimpin harus memiliki dua hal pokok yaitu : antusias dan integritas.
Pak Dis berpendapat dan percaya bahwa dalam suatu organisasi hanya terdapat 10% orang yang baik, 80% orang yang ikut-ikutan dan 10% orang yang tidak baik. Oleh karena itu dibutuhkan pemimpin yang memiliki antusian dan integritas sehingga angka 80% bisa diberdayakan menjadi baik.
Gaya kepemimpinan Pak DIS yang ketiga adalah Antusian dan Integritas. Dua kata ini "Antusias dan Integritas" selalu dilontarkan oleh Pak DIS selama memimpin PLN dan Kmentrian BUMN sekarang ini. Apa sih Antusia dan integritas itu?
Antusias adalah perasaan senang luar biasa dalam menghadapi sesuatu. Makna antusias ini dapat disandingkan dengan kata semangat. orang yang memiliki semangat yang tinggi, maka akan dibuat senang dalam mencapai impian. Manusia membutuhkan semangat atau antusias bukan hanya agar dapat bekerja terus menerus, tetapi akan membuat mereka bekerja dengan suka cita. Dimana jika mereka berhadapan dengan tantangan atau kesulitan dalam hidupnya, mereka akan mampu menanggung segala kesulitan dan kepahitan. Oleh karena itu antusias dalam bekerja akan membuahkan hasil yang maksimal. Tanpa antusias orang akan sulit untuk mencapai puncak keberhasilan dan kesuksesan.
Lalu bagaimana sih cara agar tumbuh sikap antusian dalam bekerja? Cara-cara dibawah ini bisa dilakukan untuk menumbuhkan energi antusias dalam diri kita :
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mendidik diri sendiri dengan meyakinkan diri akan pentingnya antusias dan semangat dalam rangka meraih tujuan yang dimiliki.
Hal kedua adalah dengan meneladani antusias orang-orang besar dan sukses, yaitu dengan cara membaca kisah-kisah perjalanan hidup atau proses dalam menggapai sukses yang mereka lakukan.
Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah selalu mengingatkan diri untuk terus bersemangat.
Hal terakhir adalah bergaul dengan orang-orang yang memiliki rasa antusias yang tinggi.
Nah sekarang integritas itu sendir apa sih? secara sederhana integritas adalah kesesuaian antara hati, ucapan dan tindakan. Atau kemampuan untuk selalu memegang teguh prinsip-prinsip moral dan menolak untuk merubahnya mesti situasi yang dihadapi sangat sulit. Integritas ini dapat sebagai kompas yang mengarahkan perilaku seseorang. Integritas menjadi karakter kunci bagi seorang pemimpin, karena seorang pemimpin yang memiliki integritas akan mendapatkan kepercayaan dari bawahannya. pemimpin yang memiliki integritas akan dipercayai karena apa yang diucapkan menjadi apa yang dilakukannya. Hal inilah yang mengantarkan Pak DIS mampu merubah citra buruk PLN di masyarakat menjadi baik.
Gaya kepemimpinan Pak DIS yang keempat adalah "kerja keras dan fokus".Dua kata ini merupakan keharusan jika ingin mendapatkan kesuksesan, karena tanpa kerja keras tidak akan mungkin mendapatkan apa yang kita inginkan dan tanpa fokus maka hasil dari yang kita kerjakan tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Dua kata itu juga mesti dilengkapi dengan pantang menyerah agar saat berhadapan dengan rintangan atau tantangan maka akan selalu ada jalan keluarnya.
Fokus berarti berkosentrasi pada suatu hal dengan seksama. Artinya, ketika bekerja, Seseorang mencurahkan semua perhatiannya pada tujuan awal yang telah ditetapkan. Fokus akan membuat seseorang terus mencari celah jalan keluar terhadap banyak masalah, membuat seseorang berusaha keras merumuskan strategi untuk memajukan apa yang dikerjakan, membuat seseorang melakukan berbagai gebrakan-gebrakan dan inovasi.
Seseorang pemimpin yang baik seseorang yang tahu untuk memfokuskan hal-hal yang penting sampai tujuannya tercapai.
Posted by
Suwardi Belitong
at
9:56 PM
0
comments
