"Tujuan besar akan dapat kita capai dengan dimulai dari langkah-langkah kecil"
Sebelum melanjutkan membaca artikel ini saya ada pertanyaan untuk pembaca yang setia, "kalau tidak memiliki kepercayaan pada diri sendiri kira-kira apa yang akan terjadi pada diri kita?" Ya "luar biasa!" tanpa keprcayaan diri maka kita tidak akan dapat meraih kesuksesan dalam bidang apapun apalagi dalam menjalankan sebuah bisnis. Bagaimana tidak, kalau kita tidak memiliki kepercayaan pada diri kita sendiri, kita cenderung untuk selalu menghindari berhubungan dengan orang lain, padahal dalam bisnis selalu menuntut kita untuk berhubungan dengan orang lain sebagai mitra bisnis. Perlu diketahui, orang-orang yang sukses adalah orang yang selalu membantu orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidup dan keinginan mereka.
Ada beberapa aspek yang harus menjadi perhatian kita dalam membangun kepercayaan diri, antara lain :
Membangun kemampuan diri
Membangun kepercayaan pada profesi
Membangun kepercayaan pada perusahaan
membangun kepercayaan pada konsumen
Membangun Kemampuan Diri
Kepercayaan dalam diri dapat kita ciptakan dengan menguasai bidang yang menjadi profesi kita. Apabila kemampuan diri terbatas, rasa percaya diri kita cenderung rendah (alias minder). Bila rasa percaya diri kita rendah, coba apa yang akan kita alami? Yups "Dasyat sekalai" hasil dari pekerjaan kita tidak akan optimal. Apa saja yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan diri ? kemampuan diri dapat kita tingkatkan dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan bidang yang terkait dengan profesi kita, membaca buku, majalah, surat kabazr, nonton televisi, mendengarkan radio dan konsultasi dengan mentor. sedangkan untuk keterampilan dapat kita tingkatkan dengan terus berlatih atau take action terhadapa bidang yang menjadi pilihan kita.
Membangun Kepercayaan Terhadap Profesi
Kita harus yakin dan percaya terhadap profesi yang kita pilih adalah yang terbaik bagi kehidupan kita dan keluarga. Karena dengan adanya kepercayaan terhadap bidang kita, maka kita akan mencurahkan segala kemampuan, pikiran, tenaga dan perasaan untuk mencapai kesuksesan.
Membangun Kepercayaan terhadap Perusahaan
MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI UNTUK MERAIH KESUKSESAN
Posted by
Suwardi Belitong
at
3:52 PM
0
comments
Gaya Kepemimpinan Ala DIS
Kata "Pemimpin" selalu kita dengar dan lihat dalam kehidupan sehari-hari, baik yang bersumber dari media elektronik maupun media cetak yang sudah tersebar hampir di seluruh wilayah indonesia. Maka kepemimpinan merupakan suatu hal yang mutlak dalm hidup kita. Apakah dalam kehidupan rumah Tangga, masyarakat, bangsa dan Negara yang semua itu merupakan suatu organisasi.
Topik yang menarik untuk membahas masalah kepemimpinan seseorang dalam kehidupan lembaga organisasi yang dipimpinnya. Pada tulisan ini akan membahas masalah gaya kepemimpinan salah satu tokoh dari bangsa kita yang lagi pamor dengan gaya kepemimpinan nya. Dia adalah seorang mentri negara BUMN yaitu Pak Dahlan Iskan.
Emangnya seperti apa sih gaya kepemimpinan Pak DIS sapaan akrab Pak Dahlan Iskan itu? Seperti yang terlihat saat memimpin PLN, Pertama, Pak DIS memimpin dengan gaya kebebasan bagi para karyawan/bawahannya untuk melakukan tugas pekerjaannya. Sederhana bukan? Emang gaya kepemimpinannya sederhana seperti pembawaan orangnya ya sederhana. Akan tetapi dengan gaya kepemimpinan tersebut, Pak DIS mampu melakukan terobosan yang sangat spektakuler di tubuh corporate PLN.
Pak DIS memiliki prinsip bahwa "Orang yang terlalu sering diberi arahan akan jadi Bebek. Orang yang terlalu sering diberi instruksi akan jadi besi. Orang yang terlalu sering diberi peringatan akan jadi ketakutan. Orang yang terlalu sering diberi pidato kelak hanya bisa minta petunjuk".
Menurut Pak DIS, Karyawan itu akan menjadi lebih baik kalau diberi kebebasan dalam menuangkan ide-ide mereka dalam mencapai tujuan, yaitu tujuan corporate yang telah dirumuskan oleh stake holder. dari proses ini maka akan lahirlah kemerdekaan ide. Oleh karena itu Pak DIS menerapkan prinsip kebebasan pada karyawan dalam gaya kepemimpinannya. Karena jika seseorang diberi kepercayaan maka rasa tanggung jawabnya akan muncul dengan sendirinya.
Gaya kepemimpinannya Pad DIS yang kedua adalah berpikir "Out of The Box". berpikir out the box kurang lebih arti sederhananya adalah berpikir atau bertindak diluar dari kebiasaan orang-orang yang sudah umum. Gaya kepemimpinan Out the Box terlihat dari sosok Pak DIS yang tidak mau terkukung oleh aturan administrasi dan birokrasi. Gaya manajemen yang dipilih Pak Dis selain sederhana juga bebas dari pakem-pakem dunia bisnis lazimnya. Hal ini terlihat dari pola regenerasi yang dipilih, yaitu selalu berdasarkan feeling dan intuisi, tidak selalu berpatokan pada kriteria formal. Dalam kepemimpinan Pak DIS, seorang pemimpin harus memiliki dua hal pokok yaitu : antusias dan integritas.
Pak Dis berpendapat dan percaya bahwa dalam suatu organisasi hanya terdapat 10% orang yang baik, 80% orang yang ikut-ikutan dan 10% orang yang tidak baik. Oleh karena itu dibutuhkan pemimpin yang memiliki antusian dan integritas sehingga angka 80% bisa diberdayakan menjadi baik.
Gaya kepemimpinan Pak DIS yang ketiga adalah Antusian dan Integritas. Dua kata ini "Antusias dan Integritas" selalu dilontarkan oleh Pak DIS selama memimpin PLN dan Kmentrian BUMN sekarang ini. Apa sih Antusia dan integritas itu?
Antusias adalah perasaan senang luar biasa dalam menghadapi sesuatu. Makna antusias ini dapat disandingkan dengan kata semangat. orang yang memiliki semangat yang tinggi, maka akan dibuat senang dalam mencapai impian. Manusia membutuhkan semangat atau antusias bukan hanya agar dapat bekerja terus menerus, tetapi akan membuat mereka bekerja dengan suka cita. Dimana jika mereka berhadapan dengan tantangan atau kesulitan dalam hidupnya, mereka akan mampu menanggung segala kesulitan dan kepahitan. Oleh karena itu antusias dalam bekerja akan membuahkan hasil yang maksimal. Tanpa antusias orang akan sulit untuk mencapai puncak keberhasilan dan kesuksesan.
Lalu bagaimana sih cara agar tumbuh sikap antusian dalam bekerja? Cara-cara dibawah ini bisa dilakukan untuk menumbuhkan energi antusias dalam diri kita :
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mendidik diri sendiri dengan meyakinkan diri akan pentingnya antusias dan semangat dalam rangka meraih tujuan yang dimiliki.
Hal kedua adalah dengan meneladani antusias orang-orang besar dan sukses, yaitu dengan cara membaca kisah-kisah perjalanan hidup atau proses dalam menggapai sukses yang mereka lakukan.
Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah selalu mengingatkan diri untuk terus bersemangat.
Hal terakhir adalah bergaul dengan orang-orang yang memiliki rasa antusias yang tinggi.
Nah sekarang integritas itu sendir apa sih? secara sederhana integritas adalah kesesuaian antara hati, ucapan dan tindakan. Atau kemampuan untuk selalu memegang teguh prinsip-prinsip moral dan menolak untuk merubahnya mesti situasi yang dihadapi sangat sulit. Integritas ini dapat sebagai kompas yang mengarahkan perilaku seseorang. Integritas menjadi karakter kunci bagi seorang pemimpin, karena seorang pemimpin yang memiliki integritas akan mendapatkan kepercayaan dari bawahannya. pemimpin yang memiliki integritas akan dipercayai karena apa yang diucapkan menjadi apa yang dilakukannya. Hal inilah yang mengantarkan Pak DIS mampu merubah citra buruk PLN di masyarakat menjadi baik.
Gaya kepemimpinan Pak DIS yang keempat adalah "kerja keras dan fokus".Dua kata ini merupakan keharusan jika ingin mendapatkan kesuksesan, karena tanpa kerja keras tidak akan mungkin mendapatkan apa yang kita inginkan dan tanpa fokus maka hasil dari yang kita kerjakan tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Dua kata itu juga mesti dilengkapi dengan pantang menyerah agar saat berhadapan dengan rintangan atau tantangan maka akan selalu ada jalan keluarnya.
Fokus berarti berkosentrasi pada suatu hal dengan seksama. Artinya, ketika bekerja, Seseorang mencurahkan semua perhatiannya pada tujuan awal yang telah ditetapkan. Fokus akan membuat seseorang terus mencari celah jalan keluar terhadap banyak masalah, membuat seseorang berusaha keras merumuskan strategi untuk memajukan apa yang dikerjakan, membuat seseorang melakukan berbagai gebrakan-gebrakan dan inovasi.
Seseorang pemimpin yang baik seseorang yang tahu untuk memfokuskan hal-hal yang penting sampai tujuannya tercapai.
Posted by
Suwardi Belitong
at
9:56 PM
0
comments
ORANG-ORANG YANG SUKSES DI BALIK BASMALAH
Sungguh banyak orang yang sukses karena memulai setiap kerja dengan Basmalah. Mereka bukan orang sembarangan, tetapi mereka adalah pemilik nama-nama besar. Berikut ini beberapa nama orang-orang sukses tersebut :
1. Nabi Nuh AS dan Kapalnya
Nabi Nuh adalah sosok manusia yang tegar yang tidak pernah terpengaruh oleh godaan-godaan duniawi. Sejak diangkat menjadi nabi, kerja dakwah beliau tidak pernah kendor meskipun tantangan datang dari segala penjuru. Istri yang tidak berjalan seiring, anak yang tidak taat, masyarakat yang melecehkan, tidak membuat kerja dakwah yang telah diagendakan siang dan malam dengan metode yang bervariasi menjadi melemah.
Perjuangan dakwah selama 950 tahun beliau jalani dengan penuh kesabaran meskipun yang merespon dakwah ini tidak seberapa banyak. Mengingat umat yang beliau ajak sudah tidak berpotensi menkadi orang baik, Allah memilih jalan seleksi buat mereka; yang baik dibiarkan hidup dan yang lain binasa dalam peristiwa banjir besar yang tidak ada taranya dalam sejarah manusia.
Apa yang membuat Nabi Nuh AS tegar dalam memegang dan memperjuangkan prinsip? Kalau kita simak, ternyata Nabi Nuh memiliki kebiasaan selalu memulai pekerjaannya dengan menyebut basmalah. Ucapan Basmalah Nabi Nuh diabadikan dalam Al-Qur'an dalam firman-Nya:
Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah diwaktu berlayar dan berlabuhnya." Sesungguhnya Tuhanku benar-benar maha Pengampun lagi maha Penyayang. (QS.Hud:41)
Berbekal Basmalah dalam mengawali aktivitasnya, beliau tidak pernah kecewa dengan capaia-capain quantitatif pengikut dakwah. Prinsip Basmalah mengajarkan beliau prinsip penilaian berorientasi proses dan tidak berorientasi hasil, karena yang dinilai Allah adalah kesungguhan dan keprofesionalan kerjanya. Setelah dilakukan dengan sseksama, beliau serahkan hasilnya kepada Allah yang selalu menyertai kerjanya.
2. Nabi Sulaiman dan Kerajaannya
Tidak ada seorangpun diantara kita yang tidak kenal dengan Nabi Sulaiman. Dia adalah seorang raja dan penguasa besar yang memerintah di kawasan Palestina dan sekitarnya sekarang. Kebesarannya meliputi segala aspek; otak cemerlang, memiliki feeling yang tajam dalam memutuskan perkara, kekuasaanya luas, menguasai bahasa bintang, dan menjadi penguasa manusia dan sekaligus jin.
Posted by
Suwardi Belitong
at
5:32 AM
0
comments
TUBUH ANDA SELALU BERUBAH
Penulis buku Perenungan, Mahradaji, telah mendapatkan pengetahuannya dari Indiadan dari tempat-tempat lainnya. Ia meninggalkan dunia kedokteran dan membuka pusat pelatihan di Klifornia Selatan. Ia mengatakan ,"Manusia mengalami perubahan dengan cara yang tidak pernah terbayangkan oleh otak. Liver mengurai, membentuk dan berubah setiap enam minggu. Ginjal mengurai dan membentuk setiap delapan minggu. Lambung berubah setiap minggu. Kulit berubah setiap enam minggu dan tulang punggung setiap enam bulan.
Allah selalu merubah diri Anda menjadi lebih baik. Anda selalu baru. Yang tidak berubah dalam diri Anda adalah pemikiran-pemikiran Anda, karena mereka buatan Anda; mereka dibiarkan terserah Anda. Allah berfirman,"... dan pada diri kalian, apakah kalian tidak melihat?" (Adz-Dzariyat:21). Manusia tidak sanggup menggerakan satupun dari jarinya yang patah, atau memperbaiki anggota tubuhnya yang telah terpotong. Namun Allah memberikan kelenturan pada tubuh kita sehingga bisa bergerak dengan cara-cara tertentu. Pada Ayat tersebut Allah berbicara pada kita melaluiindera penglihatan, terkadang melalui indera pendengaran, dan pada saat yang lain melalui perasaan-perasaan.
Anda berubah dan menjadi baru setiap saat. Anda terus-menerus dalam perubahan. Usia Anda berubah. Pemikiran-pmikiran Anda berubah: setiap saat Anda mendapatkan pengalaman atau melakukan eksperimen dalam kehidupan ini, maka tentukan bagaimana Anda akan berubah, menjadi lebih baik atau bukan lebih baik! Pilihlah perubahan yang sesuai, yang merespon kepribadian dan pemikiran Anda! Jadilah selalu lebih baik!
Seseorang yang tidak mau belajar akan merugikan dirinya sendiri, pada profesi dan pekerjaannya. Manusia yang tidak mengikuti planet perubahan, tidak bisa memanfaatkan kesempatan dan tidak bisa menjadi prfibadi yang lentur. Ia tidak akan pernah bisa mendapatkan keuntungan dari kehidupan pekerjaan dan kehidupan sosialnya.
Bagaimana seseorang itu jatuh bangkrut? Melalui depresi, frustasi, kekhawatiran, ketegangan, penderitaan, dan kegelisahan yang berflebihan. hal seperti ini benar-benar terjadi pada zaman kita sekarang ini, meskipun terdapat banyak buku, jurnal dan kaset yang diterbitkan. Meskipun banyak ahli, ilmuan, teledvisi, buku, dan pelajaran melalui korespodensi, akan tetapi semua penyakit ini tetap ada dan banyak. Hal itu tidak pernah terjadi pada orang-orang sebelum kita, kenapa? Hal ini kerena hilangnya afiliasi, sebab jauh dari Allah dan tidak memiliki kemampuan bertahan dalam mengikuti perubahan.
Haypel berbicara tentang perubahan. Ia berkata,"Jika saya tidak menemukan jalan, maka saya akan membuat jalan itu!" Rubahlah setiap hari meskipun hanya sesuatu yang kecil. Rubah cara bicara Anda, Cara pikir dan cara berkomunikasi Anda. Pilihlah kata-kata yang paling baik. Lakukan perubahan yang positif di dalam hidup Anda, setiap hari
Referensi: "Way to Success and Rich"
Posted by
Suwardi Belitong
at
7:19 AM
0
comments
Labels: berpikir positif, motivasi, psikologi
RAMUAN PEMIKIRAN PRIBADI
Manusia lahir dan di dalam dirinya tumbuh sebuah kesadaran untuk menyadari adanya makna-makna dan nama-nama. Lalu dalam kehidupannya, manusia menyusun bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Di dalam bahasa ini terdapat kayakinan-keyakinan seseorang, prinsip-prinsip pemikiran dan pendapat-pendapatnya. Mungkin saja orang lain tidak setuju atau berbeda pendapat dengan beberapa pendapatnya itu. Pendapat yang dibangun manusia inilah yang disebut dengan pemahaman dirinya. Pemahaman diri ini memiliki tiga berikut ini :
Pertama: didapat atau dipelajari. Ya, ciri pertama dari pemahaman diri adalah pemahaman itu didapat bukan bawaan dari lahir. manusia mendapat pemahaman ini dari dunia luar, karena manusia dilahirkan dalam keadaan tidak mengetahui apapun; file-file otak dan file-file jiwanya dalam keadaan kosong. Firman Allah, "Dan Allah telah mengeluarkan kalian dari perut ibu-ibumu dalam keadaan tidak mengerti apapun. Lalu dia telah menjadikan telinga, mata dan perasaan untukmu, agar kalian bersukur." (An-Nahl:78)
Melalui pendengaran, penglihatan dan perasaan manusia mengidi file-file kosong tersebut.
orang yang pertama kali mengisi file-file tersebut, pada masa pertumbuhan seorang anak, adalah kedua orang tuanya. Seorang anak mempelajari segala sesuatu dari ayah dan ibunya; belajar bahasa berinteraksi dan berperilaku. Setelah itu ia akan tumbuh semakin besar; lalu keluar ke jalan, ke sekolah dan mendapatkan banyak hal lain dari tempat-tempat tersebut. Kemuadian ia memiliki kawan dan terpengaruh hal-hal positif maupun negatif dari mereka.
Begitu pula ia terpengaruh oleh sajian yang menarik hatinya, yang disodorkan olaeh media masa seperti, misalnya, terpengaruh oleh gaya bicara dan penampilan para presenter acara televisi. Begitulah hal-hal tersebut mempengaruhi dan banyak menghilangkan atau membatalkan file-file sebelumnya. Seorang remaja hingga usia delapan belas tahun menyaksikan televisi selama empat puluh sampai lima puluh jam per minggu. Sementara orang dewasa menghabiskan waktunya untuk menonton televisi selama dua belas sampai dua puluh jam perminggu. Semua itu ikut berperan dalam menentukan cara berpikir, kecenderungan-kecenderungan dan keyakinan-keyakinan.
Dengan begitu, lebih dari 90% pemahaman diri didapatkan dari dunia luar, mulai dari kedua orang tua, sekolah, lingkungan sekeliling hingga masyarakat luas.
Arti dari pemahaman diri tersebut didapatkan adalah: semua itu bisa dirubah menjadi lebih baik sesuai dengan kemauan orang bersangkutan.
Kedua, teratur, tertata. Ya, ciri kedua dari pemahaman diri itu adalh keteraturan. Keteraturan berarti keamanan dan jaminan yang membuat seseorang merasakan keberadaannya. Dirinya harus bisa meyakinkan hatinyabahwa pemahamannya baik dan benar. Mungvkin karena ia merasa kurang nyaman dengan mereka yang tidak sependapat dengannya, sehingga membuatnya berlaku agresif demi membela dan mempertahankan sudut pandangnya. Untuk bisa mengatasi masalah ini, ia harus terbuka dengan orang lain dan menerima pemahaman mereka. Mungvkin saja ia mendapatkan pemahaman baru dari mereka yang ingin dipelajarinya, lalu mengaikan pemahaman baru ini dengan kebahagiaan, hal-hal positif dan sebaliknay.
Ketiga, dinamis. Ya, ciri ketiga dari pemahaman diri adalah kedinamisan; artinya pemahaman itu merupakan bagian dari aktivitas yang bergerak naik-turun sehingga menjdikan seseorang merasa, misalnya :
• Ingin mempelajari bahasa
• Ingin menurunkan berat badan
• Ingin memperbaiki hidupnya
• Ingin menghasilakan gelar magister dan doktoral
• Ingin melakukan olahraga
• Ingin memiliki komitmen dalan menjalankan ibadah dan berperilaku baik
• Ingvin meninggalakan sifat emosional
• Ingin berhenti merokok dan lain-lain
Barangkali seseorang sudah mulai bergerak untuk mewujudkan hal-hal diatas, ia pun bergerak keatas, mulai melaksanakannya. Namun setelah beberapa hari ia berhenti melaksanakannya karena merasa letih dan sakit. Di sini, datanglah keteraturan di dalam pemahaman dirinya ia mengingvinkan rasa yang nyaman dan tidak sakit.
Oleh karena itu, perimbangan yang diperlukan adalah: "Bagaimana membuat hal-hal yang dinamis menjadi teratur, dan membuat hal-hal yang teratur menjadi dinamis. Dan perimbangan semacam itu terealisasi dalam perubahan bertahap
Posted by
Suwardi Belitong
at
6:06 AM
1 comments
ENAM JANIS ORANG

Kalau diamati dengan seksama, sesungguhnya di dunia ini ada enam janis manusia. Anda termasuk jenis yang mana? Jawabannya ada apa diri Anda sendiri.
Jenis Pertama : orang yang hidup di dunia ini dan tidak mengerti apa yang diinginkannya, tidak mengetahui target-target yang ingin diraihnya. Semua keinginannya hanyalah makan dan minum dengan kecukupan. Meskipun begitu, ia tidak pernah berhenti mengeluhkan kesulitan hidup.
Jenis Kedua :Orang yang mengerti apa yang diinginkannya, tetapi tidak mengetahui bagaiman cara mencapainya. Ia menunggu orang lain yang mau mengarahkan dan memapahnya. Orang jenis ini lebih menderitadaripada jenis pertama.
Jenis Ketiga : orang yang mengetahui sasarannya dan tahu cara mencapainya, akan tetapi ia tidak yakin pada kemampuannya sendiri. Ia telah memulai langkah-langkah untuk mewujudkan sesuatu, tapi tidak melanjutkannya. Membeli buku, tapi tidak membacanya, ... dan selalu begitu. Ia tidak mau memulai langkah sukses, dan jika memulainya tidak mau meneruskannya.
Jenis Keempat : orang yang mengerti keinginannyadan mengetahui cara menggapainya, percaya pada kemampuannya. Akan tetapi mudah terpengaruh orang lain. ketika sedang melakukan sesuatu, ia mudah terpengaruh orang lain begitu mendengar orang lain berkomentar negatif.
Orang jenis ini, begitu mulai membangun sesuatu, ia akan menghancurkannya kembali hanya karena orang lain berbeda dengan dirinya! Saling silangnya perbedaan pendapat telah membuatnya tidak konsisten pada satu pilihan. Di dalam diri jenis orang keempat ini, ia sama sekali tidak pernah merasa mantap dengan pemikirannya sendiri. Sehingga ia menjadi mudah ragu dan menjadi mangsa bagi pendapat-pendapat lain yang berbeda dengan pendapatnya.
Jenis Kelima : Orang yang mengerti keinginannya, mengetahui cara mencapainya percaya pada kemampuaan dirinya, tidak terpengaruh dengan komentar orang lain kecuali yang bernilai positif, berhasil meraih kesuksesan kerja dan kekayaan. Akan tetapi setelah mendapatkan itu semua, ia merasa letih dan lesu sehingga tidak mau lagi berpikir kreatif untuk meneruskan kesuksesan tersebut..
Padahal kesuksesan yang diraihnya itu, bisa menjadi kunci bagi kesuksesan-kesuksesab berikutnya.
Jenis Keenam : Orang jenis ini mengetahui tujuannya, mengerti cara-cara mewujudkannya, percaya pada bakat dan kemampuan-kemampuan yang telah diberikan Allah, mendengarkan berbagai pendapat yang berlainan, menimbangvnya dan mengambil manfaat darinya. TGidak gentar menghadapi rintangan dan tantangan. Setelah melakukan segala upaya yang ia mampu, dan mengerahkan segala instrdumen yang ia miliki, ia lalu bersikukuh teguh menjalankannya seraya berserah diri pada Allah, tawakal. Dan ia akan mewujudkan berbagai keberhasilan tgerus menerus. Ia tidak akan menghentikan cita-citanya pada sustu batas tertentu.
jadi sekarang Anda tipe atau jenis orang yang mana? Segeralah perbaiki untuk menuju ke jenis orang ke enam untuk menjadi orang yang sukses sejati.....
Kesuksesan ditentukan pilihan anda saat ini...
Bagaimana Cara Sukses KLICK DISINI
Posted by
Suwardi Belitong
at
5:50 AM
0
comments
Bahagia Adalah Tuntutan Semua Orang

Terdapat satu kenyataan penting yang tertanam di dalam diri setiap orang, yaitu menginginkan kebahagiaan bagi dirinya. Ia ingin sukses dalam pekerjaan, ingin berhasil di masyarakat, dan sukses secara materi. Ia menginginkan keluarga yang hidup tenteram penuh dengan rasa cinta dan kasih sayang.
Namun apakah setiap orang bisa mewujudkan semua keinginannya tersebut? Silahkan tanyakan pada diri anda masing-masing, "Apakah Anda bahagia?"
"Apakah kebutuhan finansial Anda tercukupi?"
Diatas semua itu semua, tanyakan, "Apakah Anda merasakan keseimbangan sepiritual?"
Jawabannya pastilah tidak semua orang yang sukses dalam pekerjaannya memiliki keseimbangan jiwa ...!!!"
Salah satu universitas di Amerika pernah mengadakan penelitian (sensus)yang hasilnya menyatakan , "KURANG DARI TIGA PERSEN PENDUDUK DUNIA YANG SUKSES MEMILIKI KESEIMBANGAN SPIRITUAL ...!!!" Ya! Mungkin seseorang sukses, akan tetapi ia tidak harmoni; jiwanya menderita dan mood-nya terganggu. Dari orang-orang yang sukses itu, hanya sedikit yang mampu meraih kesuksesan material dan keagungan jiwa secara bersamaan.
MAU SUKSES MATERIAL DAN KEAGUNGAN JIWA SECARA BERSAMAAN? KLICK DISINI
Posted by
Suwardi Belitong
at
5:43 AM
0
comments
Analisa Keuntungan Bisnis Id Card

Bisnis Id card atau buka usaha percetakan dan menerima jasa cetak id card sangat menguntungkan dan keuntungan per bulan bisa mencapai Rp. 15,000,000
Modal: (pc atau komputer saya anggap anda sudah ada)
Printer : Rp. 900,000
alat potong id : Rp. 600,000
laminator : Rp. 500,000
plong id card : Rp. 300,000
pvc card : Rp. 250,000
Sewa Tempat : Rp. 800,000 (perbulan)
Sewa Pegawai : Rp. 500,000
Listrik : Rp. 300,000
Total Modal :
Rp. 3,350,000 (tanpa biaya pegawai dan listrik)
Pengeluaran perbulan :
Rp. 1,600,000
Harga Pokok Id Card
Printer : 900,000 / 500 lembar = 1,800
alat potong id card : 600,000 / 1000 lembar id card = 600
Laminator : 500,000 / 1000 lembar = 500
Plong Id Card : 300,000 / 1000 lembar = 300
Tinta Printer : 250,000 (3 warna) / 500 = 500
Pvc Card : 5000 per lembar (bolak balik)
TOTAL : Rp. 8,700 (harga pokok 10 ID card) / 870 (1 ID card)
Perkiraan Penjualan
anda bisa menjual per id card dengan harga mulai dari Rp. 1,000 sampai Rp. 3,000
Penjualan Rp. 1,000 (jarang orang jual harga 1000 rupiah karena terlalu murah)
Perhari anda mengerjakan 1000 Id card x 30 hari = 30,000
Keuntungan kotor Perbulan : 30,000,000 - 26,100,000= Rp. 3,900,000
Keuntungan Bersih Perbulan : 1,600,000 - 3,900,000 = Rp. 2,300,000
Penjualan Rp, 2000 ( harga normal)
Perhari anda mengerjakan 500 Id card x 30 hari = 15,000
Keuntungan Kotor Perbulan : 30,000,000 - 13,050,000 = Rp. 16,950,000
Keuntungan Bersih Perbulan : 1,600,000 - 16,950,000 = Rp. 15,350,000
Posted by
Suwardi Belitong
at
7:56 PM
0
comments
Usaha dgn Modal kecil
Jika ingin memiliki usaha, baik kecil maupun besar, kita harus memiliki suatu gagasan mengenai bisnis apa yang akan digarap. Dari mana gagasan usaha itu muncul? Gagasan bisnis akan lebih mudah kita dapat apabila kita peka dan peduli terhadap diri kita sendiri, keluarga, teman, dan lingkungan masyarakat sekitar (mulai setingkat RT hingga nasional, bahkan internasional).
Peduli kepada diri sendiri adalah bagaimana kita mengenali kemampuan, minat, bakat, dan lain sebagainya. Banyak wiraswastawan yang berhasil karena dia dapat memanfaatkan kemampuan/minat/bakat yang dimilikinya sendiri dikombinasikan dengan kejelian melihat peluang pasar.
Bagaimana seorang Purdi E. Chandra (pemilik Lembaga Pendidikan Primagama) memulai usaha? Beliau beranjak dari kemampuan diri sendiri, yakni mengajar dan dikombinasikan dengan kejelian melihat pasar atau peluang dengan banyaknya siswa SMA yang ingin lulus tes masuk ke perguruan tinggi negeri. Ia pun mendirikan bimbingan belajar. Apakah dengan kemampuan dan adanya potensi pasar, Purdi E. Chandra dapat menjaring banyak siswa pada awalnya? Ternyata tidak. Mengapa? Karena masyarakat atau pasar belum yakin dan belum melihat apakah ia benar dapat membimbing siswa sehingga dapat lolos tes ke perguruan tinggi negeri? Apa yang dilakukannya? Pada awalnya ia melakukan promosi dengan menggratiskan biaya kursus bagi siswa pada saat bisnis tersebut mulai dijalankan. Setelah terbukti dan masyarakat yakin, mulailah bimbingan belajar tersebut berkembang dengan pesat, bahkan ia sekarang memiliki banyak jenis usaha dari hasil bisnis bimbingan belajar tersebut.
Ada lagi contoh seorang pengusaha sampah di Bandung yang sukses dan berhasil mengembangkan usaha daur ulang sampah. Bahkan, kini beliau memiliki beberapa jenis usaha di antaranya menjadi pengembang perumahan. Dari mana ide bisnisnya berasal? Banyak sampah berserakan, dan ia melihat banyak jenis sampah yang dapat didaur ulang seperti plastik menjadi bijih plastik, dsb. Bayangkan, sampah dapat dikelola menjadi sebuah bisnis besar! Dari mana ide bisnisnya? Dari melihat lingkungan sekitar! Bila saat ini kita tidak memiliki gagasan, kurang mampu mengamati lingkungan sekitar, cobalah untuk mencari teman atau kenalan baru sebanyak-banyaknya. Salah satu caranya, bacalah iklan peluang usaha di koran/surat khabar. Amati iklan-iklannya, terutama iklan mininya setiap hari. Banyak yang menawarkan peluang usaha atau produk-produk yang dijual yang sesungguhnya kita memiliki peluang untuk ikut memasarkan produk tersebut. Bila kita jeli, mungkin dapat membuat produk serupa dengan kemampuan yang kita miliki dengan harga dan kualitas lebih baik. Hubungi orang tersebut, mintalah penjelasan selengkap-lengkapnya agar kita dapat memasarkan produk tersebut. Namun hati-hati! Karena banyak praktik money game atau bahkan penipuan. Kunci untuk menghindari penipuan adalah jangan ikut ke dalam bisnis yang mengharuskan kita menyetorkan uang terlebih dahulu, sebelum kita mencoba atau mendapatkan manfaatnya. Cobalah untuk meminta ikut memasarkan produk tersebut terlebih dahulu secara freelance, kemudian setelah yakin kita mampu menjual, bolehlah membeli produk tersebut untuk persediaan.
Jadi kunci memulai usaha adalah gagasan bisnis! Mewujudkan gagasan bisnis Setelah mendapatkan gagasan bisnis dan sebelum memulai bisnis, lakukan langkah sebagai berikut:
LAKUKAN PENGAMATAN DAN PENDALAMAN MENGENAI SELUK-BELUK BISNIS TERSEBUT.
Sebelum mewujudkan gagasan bisnis, pelajari seluk-beluk bisnis tersebut, baik atau tidak? Bagaimana proses produksinya secara efisien? Dari mana kita membeli bahan bakunya? Siapa calon konsumen atau karakteristik pelanggan? Di mana kita akan memasarkan dan menjualnya? Bagaimana pola pemasaran dan penjualannya? Cara terbaik adalah mengamati pengusaha sukses yang bergerak di bidang yang sama. Bila bisnis kita benar-benar baru, paling tidak pelajari bagaimana para pengusaha yang sukses menjalankan bisnis mereka. Terakhir, kenali juga risikonya. Siapkah mental kita dengan risiko tersebut? Salah satu ciri calon pengusaha sukses adalah berani mengambil risiko sepanjang risiko itu sudah diperhitungkan. Berani mengambil risiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha.
LAKUKAN UJI COBA DENGAN CARA TES PASAR
Manfaat uji coba pasar adalah untuk mendapatkan umpan balik terhadap calon konsumen mengenai produk yang kita tawarkan. Misalnya kita membuat kue, sebelum dijual cobalah berikan secara gratis kepada tetangga dan lingkungan sekitar. Tentunya dalam jumlah yang terbatas yang sesuai dengan kemampuan kita. Mintalah pendapat dari tetangga atau lingkungan sekitar mengenai produk yang kita buat tersebut, enakkah, kurang manis atau bentuknya kurang menarik? Jadikan kritikan dan saran sebagai masukan berharga untuk melakukan perbaikan sedikit demi sedikit, sehingga produk kita benar-benar siap diluncurkan dengan skala yang lebih besar.
SUSUNLAH RENCANA USAHA.
Perencanaan ini bisa mencakup antara lain penetapan nama produk, packaging produk, proses produksi, jalur distribusi yang dipilih, modal tambahan yang diperlukan, orang-orang yang akan diajak bekerja sama, baik sebagai penanam modal, pegawai, ataupun penyalur produk. Juga pikirkan strategi pemasaran yang akan dijalankan misalnya dengan selebaran, brosur, katalog, melalui website, mailling list, atau iklan di media, organisasi sosial, dsb. Umumnya, dalam usaha kecil, lokasi usaha atau tempat pemasaran/outlet yang strategis menjadi salah satu kunci sukses usaha. Perlu kejelian dan keberanian tersendiri bagaimana mendapatkan tempat pemasaran yang strategis dengan modal terbatas. Cara paling mudah adalah bekerja sama dengan pemilik tempat melalui sistem bagi hasil atau bagi keuntungan.
MULAILAH SAAT INI.
Sebuah gagasan bisnis akan tetap menjadi sebuah gagasan jika tidak ada tindakan untuk mewujudkannya. Dengan memulainya, kita bisa mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga yang bisa digunakan memperbaiki usaha secara sistematis. Jika mental telah siap, mulailah dari saat ini walau mungkin kita masih memiliki beberapa keterbatasan dan kendala yang ada.
HADAPI DAN ATASI HAMBATAN ATAU KEGAGALAN.
Berdasarkan pengalaman, mungkin tidak ada seorang pun wiraswasta yang berhasil tidak mengalami hambatan atau bahkan kegagalan dalam perjalanan bisnis mereka. Sebaiknya kita memiliki sikap positif, apa yang terjadi adalah yang terbaik buat kita. Mengapa? Karena, itu adalah janji Tuhan. Hambatan dan kegagalan merupakan sebuah pelajaran yang harus kita ambil hikmahnya. Tanpa kita sadari itu akan menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita dalam berwirausaha. Setiap usaha selalu akan mempunyai risiko dan bila itu sampai terjadi, bersiaplah, dan hadapilah dengan kepala dingin.
JENIS USAHA
Jenis usaha yang cocok bagi pemodal kecil atau bahkan tanpa modal adalah:
Memasarkan produk atau jasa orang lain. Sebaiknya produk atau jasa yang banyak dibutuhkan orang atau produk spesifik yang langka namun sesungguhnya terdapat pasar yang cukup luas.
Bisnis makanan dan minuman seperti kue, roti, es juice, bakso, mi ayam, dan lain sebagainya bisa dicoba.
Bisnis kerajinan seperti barang suvenir, pernik-pernik kebutuhan rumah tangga, dan lain-lain
Jasa seperti potong rambut, usaha jahit, obras, konsultan, pengurusan surat-surat.
Jangan berkecil hati jika memulai bisnis dengan modal kecil atau bahkan tanpa modal. Selalu ada jalan lain menuju Roma, begitu kata sebuah pepatah. Sepanjang kita mau berusaha, dengan izin Tuhan, yakinlah bahwa usaha kita akan menjadi kenyataan.
sumber : http://dcparfum.com/kiat-memulai-usaha-dengan-modal-kecil.html
Posted by
Suwardi Belitong
at
7:37 PM
0
comments
10 Langkah Untuk Membuka Usaha Sendiri
Tulisan ini saya ambil dari StartupNation.com, yaitu sebuah situs yang memfokuskan pada pengelolaan dan pengembangan usaha kecil.
Dalam posting ini, saya akan membagi tulisan dalam beberapa bagian sehingga lebih mudah untuk dibaca. Jika anda ingin langsung melihat artikel aslinya, silakan membuka http://www.startupnation.com/steps/55/10-steps-open-start-business.htm.
10 Langkah ini dibuat oleh Jeff dan Richard Sloan, pendiri, penasihat, dan pembina situs StartupNation. Dalam pandangan saya, 10 langkah yang diajukan Jeff da Richard merupakan langkah yang juga bisa diterapkan di Indonesia, karena konten yang disampaikan cukup universal.
10 langkah yang dimaksud adalah:
* #1: Membuat Rencana Hidup
* #2: Memilih Model Bisnis
* #3: Membuat Rencana Bisnis
* #4: Menentukan Struktur Bisnis
* #5: Membuat Aset Bisnis yang Utama
* #6: Mencari Pendanaan
* #7: Menata Logistik
* #8: Mencari Orang yang Tepat
* #9: Membuat Merek
* #10: Pasarkan dan Jual
Berikut pemaparannya…
Langkah No. 1: Membuat Rencana-Hidup
Sebelum memulai usaha, alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu apa yang kita ingin capai dalam hidup. Karena sebuah usaha kecil mempunyai peluang berkembang yang lebih baik jika pemiliknya menyukai apa yang dilakukannya. Jika anda mengerjakan apa yang anda suka, anda akan bekerja lebih giat, lebih baik, dan lebih bahagia.
Dalam langkah ini, kita akan fokus pada dua hal: elemen-elemen Rencana-Hidup dan menerapkan Rencana-Hidup yang sudah anda buat.
Elemen-Elemen Rencana-Hidup
1. Kondisi Anda Saat Ini
Pikirkanlah secara cermat dan jujur tentang hidup anda saat ini. Perhatikanlah hal-hal yang penting bagi anda seperti pekerjaan, hiburan, hubungan sosial dan asmara, keuangan, dan lainnya. Kemudian, tuliskanlah dalam bentuk bullet points temuan anda dan masukkan dalam kategori-kategori berikut:
* Kualitas hidup anda saat ini, skala 1 sampai 100 (100 adalah kualitas hidup terbaik menurut anda)
* Kenyataan hidup, termasuk tanggung jawab, ketersediaan dana untuk memulai usaha sendiri, pengeluaran.
* Hal-hal yang membuat anda bahagia
* Hal-hal yang membuat anda tidak bahagia
2. Hidup Ideal yang Anda Inginkan
Elemen ini merupakan gambaran singkat tentang kehidupan ideal yang anda impikan. Tuliskan secara singkat dan dalam bentuk bullet points. Jangan takut untuk menuliskan cita-cita dan impian ideal anda, walau terlihat muluk-muluk sekalipun. Tuliskan hal-hal yang bisa membuat anda merasa hidup.
3. Yang Sangat Anda Suka Lakukan
Pikirkan hal-hal yang sangat anda suka untuk lakukan, baik di tempat bekerja, tempat belajar, di rumah, ataupun di tempat rekreasi. Buatlah daftar secara singkat (misalnya ketika berada di kantor, di rumah, di pasar, dsb.). Jangan khawatir jika ada item yang berulang. Itu berarti anda sudah memfokuskan hal-hal yang anda sangat inginkan dalam hidup.
4. Keahlian dan Kapasitas: Hal-hal yang Anda Bisa Lakukan Dengan Baik
Buatlah daftar tentang kemampuan, pengalaman, dan kekuatan yang anda miliki untuk mencapai hidup ideal yang anda inginkan di atas.
Perlu diingat bahwa keahlian tidak terbatas hanya dari pengalaman profesional, tapi juga keahlian dari kehidupan personal anda (misalnya menjadi pendengar yang baik, punya empati yang tinggi, dsb).
Kombinasi keahlian dari pengalaman profesional dan personal ini nantinya bisa membantu anda untuk menentukan jenis usaha yang sesuai dengan kebutuhan anda.
5. Prestasi Anda
Buatlah daftar pencapaian-pencapaian paling membanggakan yang pernah anda alami, baik dari kehidupan profesional maupun pribadi. Berikan perhatian khusus pada pencapaian-pencapaian yang bisa membantu anda dalam mendirikan sebuah bisnis dan pengelolaannya.
6. Gaya Bekerja Ideal Anda
Gaya bekerja seperti apakah yang anda inginkan? Apakah full-time, part-time, dari rumah, di belakang layar, atau berinteraksi dengan banyak orang? Cermati gaya bekerja yang menurut anda paling cocok dan ini bisa membantu anda dalam menentukan jenis usaha yang paling sesuai.
Cara lain melihat bagian ini adalah, sejauh mana anda mau mengambil resiko? Anda mungkin menginginkan memulai bisnis dengan resiko yang relatif rendah.
7. Manifesto Anda
Ini adalah misi pribadi anda, nilai-nilai yang anda yakini dan hal-hal yang memotivasi anda untuk maju. Tulislah semua itu dalam sebuah pernyataan (maksimum satu halaman). Untuk menulis manifesto, anda sebaiknya memasukkan seluruh temuan anda di langkah 1 sampai 6, dan merangkumnya menjadi sebuah pernyataan prinsip dan prioritas yang jelas
Sebagai contoh, berikut manifesto saya dalam membuka usaha sendiri:
Saya meyakini bahwa bekerja adalah sebuah kebebasan untuk mencapai cita-cita. Bekerja bukanlah untuk memperkaya bisnis orang lain ataupun menggantungkan hidup pada atasan. Bekerja adalah kebebasan yang memberikan kemerdekaan untuk mengatur waktu, menentukan dengan siapa saya bekerja, dan menentukan bagaimana saya menjalini hidup.
Berusaha sendiri merupakan manifestasi keyakinan saya terhadap kebenaran Hadist Nabi (saw) yang mengatakan bahwa 9 dari 10 pintu rejeki adalah melalui jalur perniagaan.
Adalah keinginan saya untuk membentuk lingkungan kerja di mana para karyawan merasa sebagai keluarga dan mempunyai tujuan yang sama, saling menghargai, dan saling mempercayai. Saya ingin menciptakan suasana kerja yang adil, jujur, dan transparan, sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama.
Merupakan sebuah kepuasan dan pencapaian yang membanggakan bagi saya untuk bisa membuka lapangan kerja dan memberikan peluang kepada orang lain untuk mencari rejeki melalui usaha yang saya dirikan.
8. Langkah-Langkah Utama Untuk Mencapai Cita-Cita Anda
Bagian ini merupakan langkah di mana anda harus mengembangkan langkah-langkah aksi (action plan) dari temuan anda di langkah 1 sampai 7.
Pada titik ini, anda sudah mengetahui ke mana arah yang anda inginkan, keahlian apa yang anda miliki, dan gaya bekerja seperti apa yang sesuai dengan anda.
Buatlah daftar yan isinya berupa langkah-langkah yang akan anda lakukan untuk merealisasikan Rencana-Hidup yang anda buat di atas.
Menerapkan Rencana-Hidup Anda
Sangat dianjurkan untuk mencetak rencana hidup yang anda buat dan menaruhnya di lokasi yang mudah terbaca. Dengan demikian anda akan terus diingatkan akan apa yang anda ingin raih dan apa yang harus anda lakukan.
Idealnya, anda memeriksa rencana hidup anda secara rutin. Untuk mengukur pencapaian dan melakukan perubahan dan penambahan yang diperlukan. Tidak mengapa jika ada hal-hal yang anda ingin rubah dalam rencana hidup anda. Hidup itu dinamis, dan begitu pula seharunya rencana hidup yang anda buat.
Gunakan rencana hidup anda sebagai landasan untuk mengambil keputusan strategis—termasuk pasar yang ingin anda masuki, bisnis model yang akan diterapkan, dan jenis usaha yang akan diambil, apakah dengan banyak karyawan, sedikit karyawan, atau dengan bekerja sendi
ri.
Namun yang paling penting, Rencana-Hidup anda akan memposisikan anda untuk melakukan hal-hal yang anda CINTAI, dan ini akan membuat anda selalu maksimal sebagai seorang pengusaha.
Bersambung….
Posted by
Suwardi Belitong
at
8:55 PM
0
comments
